Beranda arrow Kesaksian arrow Keguguran 2X dan Kena Mola
Newsflash

Jadwal Praktik 2010

Read more...
 
Menu Utama
Beranda
INFO Torch
News
Kesaksian
Jadwal Praktik
Kontak Kami
Menu Religi
Buletin Tarbiyah
Dakwah
Komentar Terbaru
Toxoplasmosis dan...
@ Judith: Jaga Kebersihan
Tidak mengapa memelihara hewan...
01/02/10 22:04 Selengkapnya...
Oleh: Khoirul Anam / admin

Toxoplasmosis dan...
toxo karena hamster
Pak, saya seorang gadis, dan...
01/02/10 00:22 Selengkapnya...
Oleh: judith

Toxoplasmosis dan...
@ Prita: Bisa.., Insya Allah.
Insya Allah, kami bisa membantu upaya...
28/01/10 23:50 Selengkapnya...
Oleh: Khoirul Anam / admin

Toxoplasmosis dan...
Toxoplasma pada mata
Anak saya umur 7 thn, bintik kuning...
28/01/10 03:39 Selengkapnya...
Oleh: Prita Pamekar

Toxoplasmosis dan...
@ Anna: Jangan Terlalu Khawati
Jangan terlalu khawatir, selama anda...
17/01/10 03:17 Selengkapnya...
Oleh: Khoirul Anam / admin

Jadwal Terbaru
Sat, Mar 13th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Bogor
Tue, Mar 16th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Medan
Wed, Mar 17th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Banda Aceh
Sat, Mar 20th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Batam
Sat, Mar 20th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Padang
Keguguran 2X dan Kena Mola PDF Print E-mail
Thursday, 24 April 2008
 

Eriya Yuliza Yandrianto

Aku Sempat Keguguran 2X & Kena Mola

Dua tahun setelah menikah, aku (nama lengkapku adalah ibu Eriya Yuliza, istri dari bapak Yandrianto, Jl Dt Parpatih NSB No. 80, Belakang Mesjid Agung, Kotamadya Solok, Telp (0755) 20134, Toko 22992, Sumatera Barat) terlambat datang bulan. Setelah diperiksa alhamdulillah aku dinyatakan positif hamil. Bahagianya hati kami. Sayangnya kehamilan ini tidak bisa berlanjut, lantaran pada bulan berikutnya aku mengeluarkan flek-flek darah berwarna hitam. Saat itu juga aku peri ke dokter, namun anehnya dokter mengatakan tidak apa-apa dan biasa terjadi pada kehamilan muda.

Oleh dokter aku disuntik dan beri obat anti flek, memang setelah meminum obat tersebut fleknya tidak keluar lagi, tapi pada bulan ketiga berjalan, flek lagi di sertai mules. Kali ini agak banyak seperti menstruasi. Aku ke rumah sakit, di USG, ternyata hasilnya aku dinyatakan ‘hamil anggur’ (Mola hidrotiosa). Aku langsung dikuret untuk pertama kalinya. Seminggu kemudian aku di kuret lagi, supaya benar-benar bersih, kata dokter yang merawatku waktu itu.

Tapi nyatanya setelah itu aku terus saja menstruasi selama 2 bulan, dengan hasil urine positif hamil. Dokter lalu menyarankan, supaya aku berobat ke RSCM. Kebetulan waktu itu aku sedang berobat di RS Islam Tangerang. Di RSCM aku melakukan serangkaian tes laboratorum. Dari tes tersebut diketahui Hb darahku sangat tinggi yaitu 4600, sedangkan normalnya adalah <10.

Oleh karena itu aku diberi suntikan MTX, yang mana suntikan MTX ini, aku ketahui dari dokter merupakan suntikan untuk penderita kanker. Biar virusnya tidak menyebar kemana-mana, dan dokter mengatakan virus mola tersebut sudah menyebar. Jadi harus dilakukan suntik MTX sebanyak 35x dengan waktu suntik 5x 1 minggu, istirahat 1 minggu, terus suntik lagi pada minggu berikutnya.

Efek dari suntikan ini adalah, rambut rontok, sariawan, mual, pusing dll. Kalau orang tidak kuat harus di opname di rumah sakit. Alhamdulillah aku kuat menjalankannya. Disaat aku akan suntik ke enam atau minggu ke 2 datang pertolongan Allah, yaitu lewat sesama pasien yang telah sembuh, dan dia tidak jadi di suntik, karena meminum ramuan daun sirih, benalu teh, daun tapak, direbus lalu di minum 3 kali 1 hari sampai sembuh.

Esoknya aku langsung membikin obat tersebut, dan bismillahirohmanirohim, aku meminumnya dengan terus menjalani suntikan. 15 hari kemudian aku periksakan Hb darahku sudah turun menjadi 100 dan pada saat akan memasuki suntikan ke 16 atau minggu ke 4, aku periksa Hb-nya lagi. Alhamdulillah Hb negatif yaitu dibawah 10 (<10). Dokterpun menghentikan suntikan, karena darah sudah berhenti dan urine pun negatif.
Rupanya kelegaanku belum sempurna, karena Allah masih menguji hamba-Nya, waktu itu aku cek melalui rontgen thorax, ditemukan flek pada paru-paruku. Setelah diperhatikan selama 2 bulan, pertumbuhan flek tersebut bertambah besar. Aku sempat discaning, hasilnya dinyatakan aku menderita tumor di paru-paru yang disebabkan oleh virus Mola yang menyebar ke paru-paru. Terpaksa aku harus menjalani operasi di RSCM pada bulan Desember 1996. Alhamdulillah sebulan setelah itu aku dinyatakan sembuh.

Setelah itu aku dianjurkan untuk istirahat setahun, untuk tidak hamil. Itupun aku turuti bahkan menginjak pada tahun kedua aku tetap tidak bisa hamil. Dari situlah aku mulai intensif memeriksakan diri pada dokter kandungan, untuk menjalani terapi dan berbagai tes di laboratorium. Mulai dari di tiup di USG dan periksa hormon, di sini baru ketahuan kalau aku kekurangan hormon estriodiol. Setelah menjalani terapi hormon selama sekitar 2 bulan, hasilnya hormonku normal kembali.

Perjuanganku belum sampai disitu saja, setelah selesai aku dicoba diberi obat penyubur kandungan dan vitamin. Alhamdulillah bulan berikutnya aku hamil lagi. Ini terjadi di bulan Juni 1999. Tetapi memasuki bulan ke 2 kehamilan, aku mengeluarkan flek-flek disertai mulas dan nyeri punggung. Aku ke dokter kandungan, di sana aku di USG dan periksa virus toxoplasma (IgG) dan virus rubella (IgM). Tetapi sayang hasilnya tidak bisa diperoleh hari itu, tapi menunggu dulu selama 15 hari. Selama itu aku terus mengeluarkan flek dan darah.

Betapa kagetnya waktu itu ketika aku mengetahui hasil uji lab, ternyata virus toxoplasma (IgG) sudah mencapai 1:3200 IU/ml. Dokterpun ikut kaget, beliau mengatakan bahwa itu terlalu tinggi, sedangkan 1:52 saja orang bisa keguguran. Akhirnya kandunganku sudah tidak bisa dipertahankan lagi dan dikuret untuk yang kedua kalinya. Kali ini aku di kuret di RS Siloan, Karawaci, Tangerang.

Sepertinya aku sudah tidak sabar lagi, dan sudah kehabisan mata air, merenungi nasib yang terus menimpaku ini. Aku hanya harus sabar dan terus berdoa semoga aku cepat sembuh dan cepat di karuniai momongan. Tapi kami lebih sedih lagi ketika dokter mengatakan virus toxoplasma ini akan ada terus di dalam tubuh seumur hidup. Jadi jalan untuk menjinakkannya adalah dengan meminum obat-obatan. Obat yang harus aku minum waktu itu adalah isoprinosine & rovamicine selama 4 bulan.

Selama itu aku melakukan tes TORCH lagi sebanyak dua kali, dengan hasilnya (+) 221,0 IU/ml. Sedangkan normalnya negatif <2, equivocal 2-3, positif > 3,0. Pada pemeriksaan yang kedua yaitu bulan November 1999 hasilnya (+) 203,6 IU/ml. Perlu diketahui juga bahwa uji lab pertama aku di Lab Prodia Tangerang, yang kedua di RS Siloan Tangerang.

Awal tahun 2000, aku pindah ke Padang, jadi sampai sekarang aku tidak lagi memeriksakan IgGnya. Dan sudah hampir 1,5 tahun setelah di kuret aku tidak juga kunjung sembuh apalagi bisa hamil. Di Padangpun aku berusaha berobat ke dokter kandungan maupun ke pengobatan alternatif dengan harapan aku bisa mempunyai anak. Namun hasilnya tetap saja sia-sia saja.

Terkadang kami berdua, putus asa, apa yang harus kami lakukan. Sementara di hati kecil aku timbul rasa takut dan cemas. Kalau aku hamil dan bayiku kena toxoplasma bisa cacat nantinya. Na’uzubillah bin zhalik.

Alhamdulillah, di tengah berputus asa, aku membaca kisah Prof Dr Ir H A Juanda di majalah Kartini. Tenang rasanya meskipun aku belum bertemu ataupun memulai pengobatan. Namun rasanya ada satu titik harapan yang bisa aku terima. Mudah-mudahan ini hidayah dari Allah SWT kepadaku yang sudah sekian waktu didera dengan penderitaan. Kami sudah sangat mendambakan keturunan namun hingga saat ini belum tercapai.

Kabar baik inipun aku sampaikan kepada suamiku, ternyata suamiku juga sangat antusias untuk mencoba seperti yang telah dilakukan oleh Prof Dr Ir H A Juanda yang bisa berhasil dan memperoleh momongan. Langsung saja aku dan suamiku datang ke Bogor dengan maksud untuk meminta bantuan Prof Dr Ir H A Juanda agar aku bisa memperoleh momongan.

Aku tidak menduga sama sekali, ternyata ketika aku di Bogor, banyak pasien-pasien yang memperoleh pengalaman sepertiku untuk meminta bantuan ke Prof Dr Ir H A Juanda. Aku lebih mantap ternyata ketika aku bertemu dengan ibu-ibu di Bogor sudah banyak yang bisa diobati dan bisa memperoleh momongan. Bahkan kadar toxo ataupun rubellanya yang selama ini kata medis tidak bisa diobati, setelah ditangani Prof Dr Ir H A Juanda bisa langsung 0 (-). Aku semakin yakin dengan pengobatan tersebut, inilah jalan yang harus aku tempuh. Terima kasih ya Allah!
Mulailah aku mengikuti terapi pengobatan dari Prof Dr Ir H A Juanda, bulan-bulan pertama setelah meminum ramuan dari Prof Dr Ir H A Juanda rasa-rasanya ada sesuatu yang selama ini tidak biasanya aku temukan. Badan ini lebih tenang, seger, tidak mudah lelah dan kepalaku juga sudah jarang untuk sakit kepala.

Tiga bulan setelah menjalani pengobatan, aku disuruh uji lab. Hasilnya sungguh luar biasa, ternyata toxo dan rubella yang ada pada diriku semuanya turun drastis. Tidak seperti ketika aku meminum obat-obatan dari dokter dulu. Mendapati kenyataan ini aku semakin yakin kalau lewat pertolongan Prof Dr Ir H A Juanda penyakitku bisa diobati.

Pada bulan keempat aku terus hamil, meskipun kadar toxo dan rubellaku belum hilang betul. Aku buru-buru kontak ke Prof Dr Ir H A Juanda tentang kehamilanku ini. Dari sarannya jangan digugurkan dan teruskan untuk meminum ramuan dan jangan sampai lupa. Lega rasanya, meskipun sebelumnya sempat was-was namun karena Prof Dr Ir H A Juanda sudah memberi lampu hijau akhirnya aku tetap hamil. Dan alhamdulillah awal-awal bulan aku tidak mengeluarkan flek-flek seperti pada kehamilan sebelumnya.

Sudah hampir sembilan bulan ternyata aku tetap sehat dan hasil uji lab yang aku lakukan sungguh diluar dugaan, ternyata rubella dan toxoku sudah 0 (-). Terima kasih Ya Allah…. Engkau telah membukakan pintu kepada umatmu hingga aku bisa sembuh total. Bahkan akhirnya bayiku bisa lahir dengan selamat, seorang anak perempuan yang sangat lucu. Hingga saat ini anakku bisa tumbuh dengan normal dan tidak ada masalah. Mudah-mudahan untuk selanjutnya juga tidak menghadapi masalah yang berarti.
*** 


   
Kirim ke teman
Artikel yang berhubungan

Users' Comments  
 

Average user rating

   (0 vote)

 

Display 1 of 1 comments

tolong temanku

By: dewa () on 17-12-2008 18:15

tolong temanku

By: dewa ( IP 118.82.12.94) on 17-12-2008 18:15

:zzz  
begitu sedih.. 
itulah kata temanku saat dinyatakan hamil anggir (mola) dan harus di kuret 2 x, 
juga harus menjalani kemo , untuk kemo yg ke-3 x pun B HCH tetap di angka 7, 
tolong bantu dia, karena aku sudah ga tau lagi kasih semngat dengan cara apa.. 
tolong bantu dia.. 
sampeyan, ato siapapun juga... 
bs menghubungi IBu Ary (penderita) di Hp :081548575979 
:cry :x

 

» Report this comment to administrator

» Reply to this comment...

» See all 1 replie(s)

Display 1 of 1 comments



Add your comment
Name
E-mail
Title  
 
Comment
 
Available characters: 600
   Notify me of follow-up comments
  Mathguard security question:
NSN         KTX      
8 9    U    9 G   E29
U U   49F   1UG      
8 G    C      Y   MJL
QOW         G1O      
   
   



mXcomment 1.0.6 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >