Beranda arrow INFO Torch arrow Fitness, Mengurangi Kesuburan
Newsflash

Jadwal Praktik 2010

Read more...
 
Menu Utama
Beranda
INFO Torch
News
Kesaksian
Jadwal Praktik
Kontak Kami
Menu Religi
Buletin Tarbiyah
Dakwah
Komentar Terbaru
Virus Toxo Memang Kejam
@ Dee: Alamat Pak Juanda
Kantor Pusat: Jln. SUTIRAGEN IX NO. 6,...
24/07/10 19:30 Selengkapnya...
Oleh: Khoirul Anam / Admin

Virus Toxo Memang Kejam
pengobatan alternatif
Selamat atas karunia yg telah diterima,...
23/07/10 05:50 Selengkapnya...
Oleh: dee

SEMBUH DARI RADANG OTAK
@ a: SubhanalLah...
SubhanalLah wal hamdulilLah. "Setiap...
14/07/10 20:59 Selengkapnya...
Oleh: Khoirul Anam / Admin

SEMBUH DARI RADANG OTAK
a
:upset :upset :eek :eek :eek :eek ...
14/07/10 09:13 Selengkapnya...
Oleh: a

Mau Cepat Hamil?
Kenapa Ya?
:)
21/06/10 03:21 Selengkapnya...
Oleh: Suhedot

Jadwal Terbaru
Thu, Aug 5th, 2010, @8:00am - 01:00PM
PURWOKERTO
Thu, Aug 5th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Tasikmalaya
Sat, Aug 7th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Jogjakarta

Fitness, Mengurangi Kesuburan PDF Print E-mail
Monday, 09 November 2009
 

Kebanyakan Fitness Bisa Mengurangi Kesuburan Wanita

Sample Image

Oslo, Perempuan yang keranjingan berlatih kebugaran di tempat fitness berhati-hatilah. Sebuah penelitian menunjukkan terlalu banyak waktu di tempat kebugaran dapat mengurangi peluang wanita memiliki anak.
Peneliti menemukan bahwa latihan sehari-hari yang dilakukan di tempat kebugaran memicu tingkat kelelahan yang tinggi yang membuat masalah gangguan kesuburan meningkat tiga kali lebih banyak.

Pakar kesehatan sepakat latihan fisik memiliki manfaat kesehatan. Namun latihan yang terlalu banyak justru menguras energi dan bisa mengganggu rencana kehamilan yang sukses. Penemuan tersebut dilakukan oleh Norwegian University of Science and Technology terhadap 3.000 perempuan.

Dalam survei itu, para wanita ditanyai tentang frekuensi, durasi dan intensitas dari latihan kebugaran mereka antara tahun 1984 dan 1986. Dalam 10 tahun kemudian peneliti menanyakan lagi masalah kehamilan mereka.

Ketua tim peneliti Sigridur Lara Gudmundsdottir mengatakan, ada dua kelompok wanita yang mengalami peningkatan risiko infertilitas yakni mereka yang melakukan hampir setiap hari atau mereka yang latihan sampai benar-benar kelelahan.

Bahkan dengan mengabaikan faktor umur, berat badan, status perkawinan atau hobi merokok, peneliti menemukan perempuan yang berlatih keras itu punya risiko gangguan kesuburan hingga 3 kali lipat.

Perempuan yang lebih muda lebih rentan terhadap risiko ini. Sementara perempuan usia di bawah 30-an tahun hampir seperempatnya tidak bisa hamil selama tahun pertama mereka berusaha, dibandingkan dengan rata-rata kehamilan nasional sekitar tujuh persen.

Namun dampak negatif dari rutinitas fitness ini tidak menjadi permanen. "Karena mayoritas perempuan yang disurvei pada akhirnya bisa memiliki anak juga," kata Gudmundsdottir seperti dilansir Telegraph, Senin (9/11/2009).

"Perempuan yang disurvei pertengahan tahun 1980-an itu akhirnya memiliki anak-anak di tahun 1990-an," lanjutnya.

Tidak diketahui apakah perempuan yang tadinya sulit mendapat anak itu mengubah aktivitasnya atau melakukan perbaikan hormon.

Gudmundsdottir menyarankan wanita yang menginginkan bayi harus tetap menjaga kebugarannya tetapi jangan melakukan latihan yang begitu esktrim.

"Bagaimana pun kami percaya aktivitas fisik yang sangat tinggi atau sangat rendah memiliki efek negatif pada kesuburan, sementara kegiatan yang takarannya moderat lebih banyak menguntungkan," katanya. (Irna Gustia – detikHealth)

Sumber: http://health.detik.com/read/2009/11/09/120211/1237990/766/kebanyakan-fitness-bisa-mengurangi-kesuburan-wanita


   
Kirim ke teman
Artikel yang berhubungan

Users' Comments  
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Name
E-mail
Title  
 
Comment
 
Available characters: 600
   Notify me of follow-up comments
  Mathguard security question:
1ET         P        
  9    8    P N   REC
  P   4FK   XYL      
  8    H      S   1T3
  T           H      
   
   

No comment posted



mXcomment 1.0.6 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >