Beranda arrow INFO Torch arrow Cyto Megalo Virus (CMV)
Newsflash

Jadwal Praktik 2010

Read more...
 
Menu Utama
Beranda
INFO Torch
News
Kesaksian
Jadwal Praktik
Kontak Kami
Menu Religi
Buletin Tarbiyah
Dakwah
Komentar Terbaru
Toxoplasmosis dan...
@ Judith: Jaga Kebersihan
Tidak mengapa memelihara hewan...
01/02/10 22:04 Selengkapnya...
Oleh: Khoirul Anam / admin

Toxoplasmosis dan...
toxo karena hamster
Pak, saya seorang gadis, dan...
01/02/10 00:22 Selengkapnya...
Oleh: judith

Toxoplasmosis dan...
@ Prita: Bisa.., Insya Allah.
Insya Allah, kami bisa membantu upaya...
28/01/10 23:50 Selengkapnya...
Oleh: Khoirul Anam / admin

Toxoplasmosis dan...
Toxoplasma pada mata
Anak saya umur 7 thn, bintik kuning...
28/01/10 03:39 Selengkapnya...
Oleh: Prita Pamekar

Toxoplasmosis dan...
@ Anna: Jangan Terlalu Khawati
Jangan terlalu khawatir, selama anda...
17/01/10 03:17 Selengkapnya...
Oleh: Khoirul Anam / admin

Jadwal Terbaru
Wed, Mar 10th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Bandung
Sat, Mar 13th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Bogor
Tue, Mar 16th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Medan
Wed, Mar 17th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Banda Aceh
Sat, Mar 20th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Batam
Sat, Mar 20th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Padang

Cyto Megalo Virus (CMV) PDF Print E-mail
 

Cyto Megalo Virus (CMV)

Cyto Megalo Virus atau lebih sering disebut dengan CMV adalah infeksi oportunistik yang berhubungan dengan penyakit HIV. Virus ini dibawa oleh sekitar 50% populasi dan 90% penderita dengan HIV. Sistem kekebalan yang sehat akan menyebabkan virus ini selalu dalam kendali kita. Ketika HIV memperlemah kekebalan kita, CMV dapat menyerang beberapa bagian tubuh.

Virus Cyto Megalo Virus (CMV) termasuk keluarga virus Herpes. Sekitar 50% sampai 80% orang dewasa memiliki antibodi anti CMV. Infeksi primer virus ini terjadi pada usia bayi, anak - anak, dan remaja yang sedang dalam kegiatan seksual aktif. Penderita infeksi primer tidak menunjukkan gejala yang khusus, tetapi virus terus hidup dengan status "laten" dalam tubuh penderita selama bertahun - tahun.

Virus CMV akan aktif apabila inang mengalami penurunan kondisi fisik, seperti wanita yang sedang hamil atau orang yang mengalami pencangkokan organ tubuh. Jika infeksi pada wanita hamil terjadi pada awal kehamilannya maka kelainan yang ditimbulkan semakin besar.

Hanya sekitar 5 hingga 10 bayi yang terinfeksi CMV selama masa kehamilan menunjukkan gejala kelainan sewaktu dilahirkan. Gejala klinis yang umum dijumpai adalah berat badan rendah, hepatomegali, splenomegali, kulit kuning, radang paru - paru, dan kerusakan sel pada jaringan syaraf pusat. Gejala non syaraf akan muncul pada beberapa minggu pertama, cacat pada jaringan syaraf yang akan berlanjut menjadi kemunduran mental, tuli, rabun, dan raikrosefali.

CMV lebih sering menyerang retinitas (fleksi pada kornea), yang dapat dengan cepat menyebabkan kebutaan. Bila tidak diobati CMV daapt menyebar ke seluruh tubuh dan menginfeksi ke beberapa organ lain sekaligus. Risiko infeksi CMV paling tinggi terjadi bila cell CD4 dibawah 100.

Gejala pertama CMV retinitas adalah problem penglihatan. Seperti bayangan hitam yang bergerak (scotoma) dan tampak seperti bintik - bintik hitam. Kasus lainnya misalnya pandangan sepertinya melihat kabut putih tebal. Contoh kasus seperti yang dialami oleh salah seorang pasien bernama ibu Sribudari dari Depok. Sebelum menjalani pengobatan spesialis TORCH, mata sebelah kirinya tidak bisa melihat lantaran ada bayangan seperti kabut putih tebal dam bintik - bintik hitam seperti tinta.

Kasus lainnya seperti yang dialami oleh bapak Agus Harjito, dosen Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan ibu Titut Wisma Rudatin guru SMK 6 Yogyakarta. Kedua orang ini juga terkena CMV yang menyebabkan penglihatannya kabur. Bahkan sudah menjalar sampai ke syaraf otaknya. Alhamdulilah setelah menjalani pengobatan spesialis TORCH dengan meminum ramuan herbal Aquatreat Therapy, akhirnya kedua orang tersebut kini penglihatannya normal kembali.

Kasus yang dialami oleh ibu Sribudari, bapak Agus Harjito dan ibu Titut Wisma Rudatin oleh kalangan medis sering disebut dengan istilah Floates dan mengindikasikan suatu peradangan di retina. Beberapa dokter (khususnya dokter ahli mata) sering merekomendasikan pemeriksaan mata untuk mencari retinitis CMV. Pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter spesialis mata, yang akan melakukan dialtasi pupil mata dan mengecek retina. Bila jumlah cell CD4 di bawah 200 dan mengalami problem penglihatan, maka harus melaporkan kepada dokter secepatnya.

Cara penanganannya biasanya mendapat infus tiap hari, bisa dengan Ganciclovir atau Foscarnit. Obat ini dapat mengendalikan CMV, tapi tidak dapat menyembuhkan secara total. Karena masuknya obat tersebut melalui infus tiap hari maka penderita biasanya mendapatkan tempat masuk pengobatan yang diletakkan pada dinding dada atau lengan. Tempat masuk infus ini sering disebut hichman atau grochung catheters yang ahrus dijaga bersih untuk mencegah infeksi.

Seorang yang terkena CMV ini biasanya diberi beberapa jenis obat yang berbentuk tablet dari ganciclovir untuk prevensi/profilaksi CMV, tetapi banyak dokter tidak menggunakannya. Tidak digunakannya obat seperti ini karena beranggapan tidak ingin menambah 12 kapsul per hari untuk pasiennya. Di samping itu, pengobatan melalui jenis ini belum menjami ada manfaat bagi pasiennya. Ada beberapa dokter jstru lebih memilih monitoring pada bagian mata, di mana biasanya CMV muncul/terlihat pertama kali.

Yang perlu diperhatikan dalam memilih terapi CMV adalah:
a.Seberapa efektif pengobatan tersebut?
b.Bagaimana pengobatan itu dilakukan (lewat mulut, intravena disuntikkan atau diimplantasikan pada mata).
c.Apakah terapi tersebut lokal (mengenai hanya bagian mata saja) atau sistemik (mengenai seluruh bagian tubuh). Retinitis CMV dapat berkembang cepat dan menyebabkan kebutaan, untuk alasan ini maka perlu terapi segera secara agresif saat pertama kali terlihat. Injeksi yang lebih baru atau implan langsung pada mata, memperlihatkan hasil yang terbaik untuk retinitis, tetapi CMV daapt muncul pada tempat lain. Untuk mengendalikan CMV di bagian lain tubuh, kita membutuhkan terapi sistemik (seluruh tubuh).
d. Apa ada efek sampingnya atau tidak? yang harus diperhatikan adalah semua obat CMV intravena dapat merusak sumsum tulang atau ginjal, yang memerlukan banyak penobatan tambahan. Foscarnit memerlukan pengobatan jangka lama, pelan - pelan dan infus tiap hari. Untuk jenis Ganciclovir juga memerlukan infus tiap hari.

Penderita CMV harus mendapat obat secara tepat. Tes terbaru dengan pembebanan virus CMV mungkin akan memperjelas hal ini. T-cell di bawah 200, minta dokter untuk melakukan prevensi dan pemeriksaan mata secara teratur. Bila mengalami problem penglihatan apapun, lebih baik secepatnya menghubungi dokter, demi menjaga hal - hal yang tidak diinginkan.

Kemudian, yang perlu digarisbawahi adalah hingga saat ini belum ada pengobatan medis yang dapat mencegah serta mengobati secara cepat dan tepat penyakit jenis ini. Ada pengobatan secara infus tiap hari dengan catheter yang ditanamkan, tapi hasilnya tidak efektif. Bahkan hingga saat ini pun belum ditemukan jenis pil yang dianggap bisa menyembuhkan penyakit CMV dengan hasil yang memuaskan.

Meskipun dunia medis belum bisa menyembuhkan penyakit jenis ini, namun melalui pengobatan alternatif spesialis TORCH dengan meminum formula obat ramuan herbal Aquatreat Therapy, Insya Allah jenis penyakit ini sudah bisa diobati. Pengobatan ini meiliki tingkat kesembuhan mendekati 100%. Hali ni sangat berbeda dengan jenis pengobatan lainnya, khususnya yang dilakukan oleh medis selama ini.


   
Kirim ke teman
Artikel yang berhubungan

Users' Comments  
 

Average user rating

   (0 vote)

 

Display 5 of 7 comments

Keguguran diusia kandungan 26 Minggu

By: Nadya () on 11-01-2010 02:47

Keguguran diusia kandungan 26 Minggu

By: Nadya ( IP 116.66.206.22) on 11-01-2010 02:47

saya nadya, 29 September yang lalu, janin kembar saya meninggal dalam kandungan.usia kehamilan saya masuk 26 minggu sama sekali tidak ada tanda2 seperti flek atau pendarahan… malah saya sudah mulai napsu makan.. semuanya biasa saja hanya saja saya memang merasakan kedua janin kembar saya kurang aktif tidak seperti biasanya. 
 
malam itu saya yang saya rasakan hanya hidung mampet seperti mau flu sehingga saya susah tidur. jadi saya putuskan ke dokter untuk minta obat flu.. ternyata dokter menyampaikan bahwa janin saya sudah meninggal dalam kandungan, dan sedihnya keduanya.

 

» Report this comment to administrator

» Reply to this comment...

» See all 3 replie(s)

cmv

By: ririn () on 25-11-2009 00:08

cmv

By: ririn ( IP 114.56.83.65) on 25-11-2009 00:08

setelah membaca penjelasan diatas, yang saya alami sama persis (yaitu ada titik hitam yg sangat mengganggu penglihatan saya/ mata sebelah kanan) awalnya seperti ada kabut putih. rencana bulan depan di minggu ke-2 saya akan berobat ke Bogor. semoga bisa cocok dan sembuh. amiiiiiieeeen......

 

» Report this comment to administrator

» Reply to this comment...

» See all 1 replie(s)

APAKAH BEDA IGG & IGM?

By: TRISNA () on 22-10-2009 22:53

APAKAH BEDA IGG & IGM?

By: TRISNA ( IP 118.96.174.9) on 22-10-2009 22:53

SAYA MAU TANYA PAK? APA BEDA IGG ANTI RUBBELLA DENGAN IGM ANTI RUBELLA?MANAKAH YANG PALING BERBAHAYA?KARENA HASIL TEST DARAH SAYA MENUNJUKKAN KALO IGG ANTI RUBELLA DAN IGG ANTI CMV POSITIP.OLEH DOKTER SAYA DIBERI OBAT KEMUDIAN DIPROGRAM UNTUK HAMIL.SAAT ITU HASIL TEST DARAH SAYA MASIH POSITIP DAN ANGKANYA MENINGKAT.MENGAPA DOKTER MENYURUH SAYA HAMIL KALO MASIH POSITIP?APAKAH NANTINYA BERBAHAYA UNTUK JANIN SAYA KARENA SEKARANG SAYA HAMIL 3 BLN.APAKAH SAYA BISA MENGIKUTI TERAPI DALAM KONDISI HAMIL? 
TERIMA KASIH ATAS JAWABANNYA.

 

» Report this comment to administrator

» Reply to this comment...

» See all 1 replie(s)

-

By: Arief () on 16-06-2009 09:45

-

By: Arief ( IP 125.167.58.146) on 16-06-2009 09:45

Keponakan saya sudah berusia 8 bulan tapi belum juga bisa beraktifitas layaknya anak seusianya. 
Respon panca idera cukup bagus. 
Sudah melakukan terapy secara medis maupun non medis. 
Apa solusi terbaiknya? 
Mohon yang mengetahui solusi terbaik silahkan kirim email ke: pjp_jaya@yahoo.com 
 
Terimakasih.

 

» Report this comment to administrator

» Reply to this comment...

» See all 1 replie(s)

lalu,,

By: ida () on 01-06-2009 04:50

lalu,,

By: ida ( IP 125.163.238.60) on 01-06-2009 04:50

o, begitu.. 
lalu bagaimana dgn kondisi ibuk saya yg malah cenderung ngedrop setelah minum obat itu??? 
apakah itu wajar dan tidak apa apa?? 
saya khawatir, ,, 
lalu sebaiknya pengobatan harus diteruskan lagi atau berhenti saja??? 
sebaiknya bagaimana?? 
terimakasih dan maaf sebelumnya

 

» Report this comment to administrator

» Reply to this comment...

» See all 1 replie(s)

Display 5 of 7 comments



Add your comment
Name
E-mail
Title  
 
Comment
 
Available characters: 600
   Notify me of follow-up comments
  Mathguard security question:
RBT         XSM      
T X    8    J N   M3J
Y 7   WX3   6T1      
P 3    2      N   Y8G
OLW         J8G      
   
   

More comments...



mXcomment 1.0.6 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >