Beranda arrow INFO Torch arrow Pastikan Anda Bebas Rubella!
Newsflash

Jadwal Praktik 2010

Read more...
 
Menu Utama
Beranda
INFO Torch
News
Kesaksian
Jadwal Praktik
Kontak Kami
Menu Religi
Buletin Tarbiyah
Dakwah
Komentar Terbaru
Cek Kesehatan Pranikah, Wajib!
Assalamualaikum
saya seorang wanita yang berusia 23...
07/09/10 14:50 Selengkapnya...
Oleh: aNna

Mata Kabur Terserang Virus...
@ Yufiantana: Insya Allah.., BISA.
TORCH bisa merusak sistem saraf mata,...
01/08/10 20:17 Selengkapnya...
Oleh: Khoirul Anam / Admin

Mata Kabur Terserang Virus...
toxo pada mata
Istri saya menderita toxo pada mata...
31/07/10 07:30 Selengkapnya...
Oleh: Yufiantana

Virus Toxo Memang Kejam
@ Dee: Alamat Pak Juanda
Kantor Pusat: Jln. SUTIRAGEN IX NO. 6,...
24/07/10 19:30 Selengkapnya...
Oleh: Khoirul Anam / Admin

Virus Toxo Memang Kejam
pengobatan alternatif
Selamat atas karunia yg telah diterima,...
23/07/10 05:50 Selengkapnya...
Oleh: dee

Jadwal Terbaru
Sat, Sep 11th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Bogor
Tue, Sep 14th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Medan
Wed, Sep 15th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Banda Aceh
Sat, Sep 18th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Padang
Sat, Sep 18th, 2010, @8:00am - 01:00PM
Batam

Pastikan Anda Bebas Rubella! PDF Print E-mail
Thursday, 19 June 2008
 

Berencana Hamil? Pastikan Anda Bebas Rubella!


Jakarta - Penyakit Campak Jerman adalah istilah popular dari penyakit Rubella. Tidak seperti penyakit campak biasa yang disebabkan virus rubeola, Rubella biasanya merupakan penyakit ringan, jarang menyerang anak-anak dan tidak terlalu menular. Demikian terungkap dalam informasi Ditjen Pemberantasan Penyakit Menular Departemen Kesehatan.

Namun, Rubella justru sangat berbahaya bagi wanita hamil, terutama yang tengah mengalami tiga bulan pertama kehamilan. Rubella tidak mengancam wanita hamil tetapi justru berbahaya untuk janin yang terinfeksi. Jika menyerang wanita hamil (terutama pada saat kehamilan berusia 8-10 minggu), bisa menyebabkan keguguran, kematian bayi dalam kandungan atau kelainan bawaan pada bayi.


PENYEBAB

  • Penyebabnya adalah virus rubella yang ditularkan melalui percikan ludah penderita atau karena kontak dengan penderita.
  • Penyakit ini juga ditularkan dari ibu hamil kepada janin yang berada di dalam kandungannya.
  • Penderita bisa menularkan penyakit ini pada saat 1 minggu sebelum munculnya ruam sampai 1 minggu setelah ruam menghilang.
  • Bayi baru lahir yang terinfeksi ketika masih berada dalam kandungan, selama beberapa bulan setelah lahir, bisa menularkan penyakit ini.
  • Kekebalan seumur hidup diperoleh setelah menderita penyakit ini. Wabah bisa terjadi dengan interval 6-9 tahun.
  • Sindroma rubella kongenital terjadi pada 25% atau lebih bayi yang lahir dari ibu yang menderita rubella pada trimester pertama.
  • Jika ibu menderita infeksi ini setelah kehamilan berusia lebih dari 20 minggu, jarang terjadi kelainan bawaan pada bayi.
  • Kelainan bawaan yang bisa ditemukan pada bayi baru lahir adalah tuli, katarak, mikrosefalus, keterbelakangan mental, kelainan jantung bawaan dan kelainan lainnya.

GEJALA-GEJALA

  • Demam ringan, pusing, mata merah.
  • Sakit tenggorokan, hidung berair.
  • Ruam kulit (ruam kulit warna merah jambu), uang timbul setelah demam menurun.
  • Mulai timbul dibagian muka, kemudian menyebar diseluruh tubuh. Ruam kulit mungkin menetap dari beberapa jam sampai beberapa hari.
  • Kelenjar limfe (kelenjar getah bening) pada daerah belakang telinga dan leher membesar.
  • Persendian bengkak dan nyeri pada beberapa kasus.

Komplikasi

Kecacatan ganda pada bayi yang terinfeksi melalui ibunya semasa masih dalam kandungan pada trisemester pertama kehamilan.

Yang dapat anda lakukan

  1. Tinggal diruamah/jauhi wanita hamil sampai penyakit tidak menular lagi, yaitu 1 minggu setelah ruam kulit hilang.
  2. Istirahat, minum banyak cairan.
  3. Minum obat demam.
  4. Periksa dokter bila anda seorang wanita hamil dalam trisemester pertama dan tidak pasti apakah anda pernah terkena rubella sebelumnya atau pernah mendapatkan imunisasi terhadap rubella.

Tindakan dokter anda

Memastikan diagnosa. Bila tes darah menunjukkan infeksi rubella, anda akan diberi keterangan jelas tentang kemungkinan kelanjutan kehamilan serta akibat dari janin.

Selanjutnya anda menentukan sendiri apakah akan meneruskan ataupun mengakhiri kehamilan.


Pencegahan

Vaksin rubella merupakan bagian dari imunisasi rutin pada masa kanak-kanak. Vaksin mmr diberikan pada usia 12-15 bulan, dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun. Wanita usia subur bisa menjalani pemeriksaan serologi untuk rubella. Jika tidak memiliki antibodi, diberikan imunisasi dan baru boleh hamil 3 bulan setelah penyuntikan. Vaksinasi sebaiknya tidak diberikan ketika ibu sedang hamil atau kepada orang yang mengalami gangguan sistem kekebalan akibat kanker, terapi kortikosteroid maupun terapi penyinaran. –


PENGOBATAN

Tidak ada pengobatan khusus untuk campak jerman. untuk menurunkan panas bisa diberikan asetaminofen.(iis)

 

 
http://pdpersi.co.id/?show=detailnews&kode=2230&tbl=cakrawala
   
Kirim ke teman
Artikel yang berhubungan

Users' Comments  
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Name
E-mail
Title  
 
Comment
 
Available characters: 600
   Notify me of follow-up comments
  Mathguard security question:
9OR         LAA      
  K    P      5   OGA
TP4   AHN     3      
7      O      L   7JM
76I           I      
   
   

No comment posted



mXcomment 1.0.6 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >