Dalam kaitan dengan penyakit, kucing terkenal sebagai penyebar utama penyakit toxoplasmosis yang disebabkan Toxoplasmosis gondii, sejenis parasit protozoa. Kucing memang merupakan induk semang sejati parasit toxoplasma. Siklus hidup seksual parasit toxoplasma berlangsung di dalam usus kucing dan berakhir dengan terbentuknya ooista (bulatan kista besar berisi dua kista yang jika pecah akan mengeluarkan parasit aktif).
OOkista ini kemudian tersebar melalui tinja kucing. Seekor kucing dapat mengeluarkan ± 10 juta ookista sehari selama dua minggu dalam tinjanya.
Wanita hamil yang terkontaminasi parasit ini, bisa mengalami keguguran, bayi lahir cacat, premature, atau bahkan meninggal. Macam-macam cacat akibat infeksi toxoplasmosis di antaranya hidrosefalus (kepala besar akibat penyumbatan saluran cairan otak), retinokoroditis (radang pada lapisan koroid dan retina mata), klasifikasi intrakranial (pengapuran jaringan otak), dan jika kalanya hanya ditemukan sikatriks (parut) pada retina yang menunjukkan adanya infeksi aktif tanpa banyak kerusakan selama dalam kandungan, namun dapat kambuh pada masa kanak-kanak, remaja atau dewasa. Pada bayi lahir premature, gejala klinis biasanya lebih berat daripada bayi lahir cukup bulan, diantaranya di sertai kelainan susunan saraf pusat dan lesi mata.
Cara Menghindari TORCH
Monday, 28 January 2008
Cara Menghindari TORCH
Untuk menghindari sedini mungkin penyakit TORCH yang sangat membahayakan ini, ada beberapa hal sebagai solusi awal yang bisa dilakukan antara lain sebagai berikut :
Pertama, bila mengkonsumsi daging seperti daging ayam, sapi, kambing, kelinci, babi dan lainnya terlebih dahulu dimasak dengan matang hingga suhu mencapai 66 derajat Celcius, agar oosista - oosista yang mungkin terbawa di dalam daging tersebut bisa mati.
Cara Penularan TORCH
Monday, 28 January 2008
Cara Penularan TORCH (Toxo,Rubella,CMV,Herpes)
Penularan TORCH pada manusia dapat melalui 2 (dua) cara. Pertama, secara aktif (didapat) dan yang kedua, secara pasif (bawaan). Penularan secara aktif disebabkan antara lain sebagai berikut :
Pertama, makan daging setengah matang yang berasal dari hewan yang terinfeksi (mengandung sista), misalnya daging sapi, kambing, domba, kerbau, babi, ayam, kelinci dan lainnya. Kemungkinan terbesar penularan TORCH ke manusia adalah melalui jalur ini, yaitu melalui masakan sati yang setengah matang atau masakan lain yang dagingnya diamsak tidak semnpurna, termasuk otak, hati dan lainnya.
Herpes Simplex Virus (HSV)
Monday, 28 January 2008
Herpes Simplex Virus (HSV)
Pada dasarnya virus Herpes juga disebut Herpes Simplex Virus dan sering disingka dengan HSV. Virus ini dibedakan menajdi dua yaitu HSV1 dan HSV2. Penyebabnya 84% kasus penyakit kelamin. Perbedaan antar HSV1 dan HSV2 adalah : bagian yang disukai HSV1 yakni pada kulit dan selaput lendir mukosa di mata atau di mulut, hidung, dan telinga. Sedangkan HSV2 bagian yang disukai yakni pada kulit dan selaput lendir pada alat kelamin dan perianal.
Cyto Megalo Virus (CMV)
Monday, 28 January 2008
Cyto Megalo Virus (CMV)
Cyto Megalo Virus atau lebih sering disebut dengan CMV adalah infeksi oportunistik yang berhubungan dengan penyakit HIV. Virus ini dibawa oleh sekitar 50% populasi dan 90% penderita dengan HIV. Sistem kekebalan yang sehat akan menyebabkan virus ini selalu dalam kendali kita. Ketika HIV memperlemah kekebalan kita, CMV dapat menyerang beberapa bagian tubuh.