Waktu itu aku sekitar umur lima tahun, pernah jatuh ketika sedang mengejar kucing, kebetulan setiap harinya aku selalu bermain dengan kucing kesayanganku. Jatuhnya dari beteng yang tingginya lumayan juga, kebetulan jatuhnya kepala dulu (Jw. Nyungsep), namun setelah aku jatuh hari hari berikutnya tidak ada tanda-tanda akibat dari jatuhnya tersebut. Malahan waktu sudah berjalan hingga delapan tahun lamanya tidak pernah terjadi apa-apa.
Ibu Tri Pujiastuti dari Dongkelan, Jl Bantul, Jogjakarta mempunyai bayi pertama merupakan kebahagiaan yang tiada taranya. Ini dikarenakan semenjak pernikahannya dengan Budi Waluyo, tiga bulan kemudian langsung mengandung. Sembilan bulan kemudian lahirlah anak pertama dengan nama Muhammad Isa Ghozi. Sejak lahir Ghozi tampak normal-normal saja, sepertinya tidak ada kelainan pada dirinya.
Nama lengkapku adalah Wenny Elvita, seorang karyawati Bank LIPPO, Solo, resmi menjadi istri mas Didik Supriyadi (32), yang sehari-hari sebagai seorang karyawan di Solo.
Setelah sembilan bulan, pernikahan kemudian aku dinyatakan hamil oleh dokter, betapa bahagiannya waktu itu. Seluruh keluargaku maupun keluarga mas Didik juga menyambut gembira mendengar berita ini. Ini berarti tidak lama lagi kedua orang tuaku sudah bisa menyandang gelar ‘simbah’. Suatu panggilan yang sudah diidam-idamkan selama ini.